Welcome to Muhammad Taufiq Fauzi's Blog | Follow My Twitter @mtfauzi ^^

Sabtu, 30 April 2011

[Renungan] Untukmu Ibu



Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia.

Menjelang diturunkan dia bertanya kepada Tuhan, "Para malaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup di sana? saya begitu kecil dan lemah," kata si bayi.

Tuhan menjawab, "Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu."

"Tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia." demikian kata si bayi.

Tuhan pun menjawab, "Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari. Dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya, dan jadi lebih berbahagia."

Si bayi pun bertanya kembali, "Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingiin berbicara kepada-Mu?"
Sekali lagi Tuhan menjawab, "Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa."

Si bayi pun masih belum puas, ia pun bertanya lagi, "Saya mendengar bahwa bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya?"

Dengan penuh kesabaran Tuhan pun menjawab, "Malaikatmu akan melindungimu, dengan taruhan nyawanya sekalipun."

Si bayi pun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya, "Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi."

Dan Tuhan pun menjawab, "Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku selalu berada di sisimu."

Saat itu surga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar, dan sang anak dengan suara lirih bertanya, "Tuhan jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahu siapa nama malaikat di rumahku nanti?"

Tuhan pun menjawab, "Kamu dapat memanggil malaikatmu... IBU..."


Kenanglah...
Ibu yang menyayangimu
Untuk Ibu
yang selalu meneteskan air mata ketika aku pergi...
Ingatkah engkau,
ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu, tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu
Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu?
dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit?
Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah tempat kau dilahirkan. Kembalilah memohon maaf pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu.
Simpanlah sejenak kesibukan-kesibukan duniawi yang selalu membuatmu lupa untuk pulang.
Segeralah jenguk ibumu yang berdiri menantimu di depan pintu bahkan sampai malampun kian larut.

Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan di masa datang...
ketika ibu telah tiada...
Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita
Tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia
Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuniny,
Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya.
Tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu makan,
Tak ada lagi yang rela merawatmu sampai larut malam ketika engkau sakit...
Tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo'akanmu di setiap hembusan nafasnya.

Kembalilah segera...
peluklah ibu yang selalu menyayangimu
Ciumlah kaki ibu
yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik di akhir hayatnya.
Sahabat... berdo'alah..
untuk kesehatannya dan rasakanlah pelukan cinta dan kasih sayangnya..
Jangan biarkan engkau menyesal di masa datang, kembalilah pada ibu yang selalu menyayangimu..
Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya..

Ibu... maafkan aku...
Sampai kapanpun jasamu tak akan terbalas...
TERIMA KASIH... IBU...

Jumat, 29 April 2011

Jarkom Batal Kuliah


Ini adalah sebuah ekspresi dari penggemar Harry Potter yang batal kuliah :LOL

Tambahan kisah yang (mungkin) lebih dramatis :
ketika hari itu sabtu, bangun sudah kesiangan (dosen disiplin, telat nggak diabsen), cuma kuliah satu pertemuan (3sks) dan akhirnya dapat jarkom pembatalan kuliah pas baru sampai di kelas...

!@*$&*(!^#%

source: fuckyesstan

Kamis, 28 April 2011

Bangun 4 Kebiasaan Baru Ini Hari Ini Juga

Ada banyak hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan kita. Namun langkah yang kita lakukan sebaiknyalah memiliki bobot yang baik dengan sebanyak mungkin manfaat kesehatan yang kita terima.

1. Langkahkan diri ke sarana kebugaran, daftarkan segera, dan langsung berolahraga
Alternatif lainnya adalah untuk melakukan push-up saat jeda iklan televisi, beristirahat saat acara berlangsung, dan lakukan lagi saat jeda televisi datang kembali. Lakukan sebanyak mungkin yang bisa kita lakukan. Hitung jumlahnya dan coba lakukan lebih 2 hari kemudian.

Berolahraga adalah satu-satunya cara efektif untuk:
- Meningkatkan asupan oksigen ke dalam darah, sel-sel tubuh, dan otak.
- Meningkatkan respon kekuatan dan pengencangan otot
- Melatih kemampuan motorik dan memperkuat keseimbangan tubuh
- Menjaga fungsi organ penting seperti paru-paru dan jantung
- Membakar lemak tubuh, termasuk lemak di bawah kulit, yang menyelimuti organ, dan yang ada di dalam darah

2. Makan lebih banyak sayuran
Sayuran adalah sumber vitamin, mineral, serat, antioksidan, klorofil, dan ratusan bioflavonoids yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Apabila memungkinkan, konsumsi dalam keadaan mentah atau diproses sesingkat mungkin. Sayuran adalah sumber makanan padat gizi yang tidak menggemukkan, jadi bisa dikonsumsi dalam jumlah banyak tanpa harus takut mengalami kegemukan, justru tubuh langsing yang kita dapatkan. Puluhan riset ilmuwan dunia telah mengkonfirmasi manfaat sayuran di antaranya: menurunkan risiko kanker usus, menjaga stabilitas gula darah, dan memberi rasa kenyang yang lebih lama.

Senin, 25 April 2011

Friendship


Friendship isn't how you forget, but how you forgive. 
Not how you listen, but how you understand. 
Not how you see, but how you feel. 
Not how you let go, but how you hold on!


pravsworld.com

KOPI ASIN (Sebuah Kebohongan Yang Indah dan Menyentuh)

Seorang pria bertemu dengan seorang gadis di sebuah pesta, si gadis tampil luar biasa cantiknya, banyak lelaki yang mencoba mengejar si gadis. Si pria sebetulnya tampil biasa saja dan tak ada yang begitu memperhatikan dia, tapi pada saat pesta selesai dia memberanikan diri mengajak si gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. Si gadis agak terkejut, tapi karena kesopanan si pria itu, si gadis mengiyakan ajakannya. Dan mereka berdua akhirnya duduk di sebuah coffee shop, tapi si pria sangat gugup untuk berkata apa-apa dan si gadis mulai merasa tidak nyaman dan berkata, "Kita pulang aja yuk...?". 

Namun tiba-tiba si pria meminta sesuatu pada sang pramusaji, "Bisa minta garam buat kopi saya?" Semua orang yang mendengar memandang dengan ke arah si pria, aneh sekali! Wajahnya berubah merah, tapi tetap saja dia memasukkan garam tersebut ke dalam kopinya dan meminumnya.

Si gadis dengan penasaran bertanya, "Kenapa kamu bisa punya hobi seperti ini?"

Si pria menjawab, "Ketika saya kecil, saya tinggal di daerah pantai dekat laut, saya suka bermain di laut, saya dapat merasakan rasanya laut, asin dan sedikit menggigit, sama seperti kopi asin ini. Dan setiap saya minum kopi asin, saya selalu ingat masa kanak-kanak saya, ingat kampung halaman, saya sangat rindu kampung halaman saya, saya kangen orang tua saya yang masih tinggal di sana."

Begitu berkata kalimat terakhir, mata si pria mulai berkaca-kaca, dan si gadis sangat tersentuh akan perasaan tulus dari ucapan pria di hadapannya itu. Si gadis berpikir bila seorang pria dapat bercerita bahwa ia rindu kampung halamannya, pasti pria itu mencintai rumahnya, perduli akan rumahnya dan mempunyai tanggung jawab terhadap rumahnya. Kemudian si gadis juga mulai berbicara, bercerita juga tentang kampung halamannya nun jauh di sana , masa kecilnya, dan keluarganya.

Suasana kaku langsung berubah menjadi sebuah perbincangan yang hangat juga akhirnya menjadi sebuah awal yang indah dalam cerita mereka berdua.

Mereka akhirnya berpacaran. Si gadis akhirnya menemukan bahwa si pria itu adalah seorang lelaki yang dapat memenuhi segala permintaannya, dia sangat perhatian, berhati baik, hangat, sangat perduli ... betul-betul seseorang yang sangat baik tapi si gadis hampir saja kehilangan seorang lelaki seperti itu!

Untung ada kopi asin!

Kemudian cerita berlanjut seperti layaknya setiap cerita cinta yang indah, sang putri menikah dengan sang pangeran dan mereka hidup bahagia selamanya, dan setiap saat sang putri membuat kopi untuk sang pangeran, ia membubuhkan garam di dalamnya, karena ia tahu bahwa itulah yang disukai oleh pangerannya.